Hanya Berdua dengan Ibu, Dino Tetap Semangat Menggapai Impian

Namanya Dino, anak laki-laki yang kini berusia 13 tahun ini sudah lama ditinggal ayahnya.  Dino dan ibunya adalah salah satu keluarga di dusun Sumbersari, desa Supit Urang. Kehidupan keduanya sangat bergantung pada program pemerintah PKH (Program Harapan Keluarga). Ditambah, kejadian erupsi Semeru menyebabkan kambing yang dimiliki satu-satunya terpaksa dijual karena “kenyih” atau stres. Alhasil, mereka tidak memiliki apa-apa lagi sebagai sumber penghasilan mandiri.

Ketika mengobrol dengan kakak-kakak relawan, Dino mengatakan bahwa dirinya sangat ingin memiliki sepatu baru dan peralatan sekolah baru. Akhirnya kado untuk Dino sudah di terima. Ada baju, sepatu, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya. Dino senang sekali dan makin semangat untuk belajar di sekolah.


Ditemui di rumahnya, Dino saat itu sedang duduk santai berdua dengan sang ibu. Melihat kedatangan tim Sekolah Relawan membawa kotak besar bungkusan kado, Dino tersenyum dari jauh. Wajahnya seolah mengisyarakatkan bahagia karena ada yang peduli dengan hal-hal sederhana yang diinginkannya.

Terimakasih orang-orang baik yang mendukung program Hadiah Akhir tahun Anak Yatim ini. Semoga melalui kado ini, Dino semakin semangat belajar dan sekolah. Meski sederhana, tapi ini lah yang menjadi impian bagi Dino dan anak-anak terdampak Semeru lainnya.

Tetap kuat meraih impian ya Dino. Doa kami semua menyertai!