Dapur Raya Qurban untuk Negeri di Atas Awan

Kampung Cilebu, sebuah kampung yang berada di daerah perbukitan Desa Pasir Haur, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak-Banten. "Negeri Di atas Awan", julukan Kampung Cilebu yang memang menjadi icon di Desa tersebut. Tercatat ada 70 jiwa dan hanya ada 17 rumah.


Untuk menuju ke kampung tersebut butuh pengorbanan dan perjuangan fisik lantaran kondisi jalan yang sempit serta diapit persawahan dan perbukitan yang menanjak, struktur tanah yang belum diselimuti aspal. Masyarakat Cilebu hanya mengandalkan listrik dari panel tenaga surya yang berada di atap rumah masing-masing warga, itu pun bantuan dari pemerintah daerah.



Ini kali pertama Dapur Raya Qurban Sekolah Relawan mengunjungi masyarakat Cilebu. Menurut salah satu warga, masyarakat di Cilebu jarang merasakan kurban atau makan daging kurban bersama di Idul Adha. Antusias mereka dalam mengikuti acara ini sangat besar, semua warga dikerahkan baik yang muda maupun yang tua mengikuti kegiatan Dapur Raya Qurban daria awal hingga selesai.



 

“Dapat kabar Sekolah Relawan mau ke sini, semua senang” Ama (kakek) Yahya, orang pertama sebagai pendatang dan tinggal di Cilebu.

 

Dapur raya kurban, satu-satunya event yang mampu mempererat kekeluargaan masyarakat Cilebu dengan mengolah daging kurban hingga makan bareng semua penduduk Cilebu. Selain makan bersama, kita juga banyak bercerita dan bersenda gurau bareng anak-anak asli Cilebu. 


 

Di akhir pertemuan kita bersama warga lokal Cilebu, Ama Yahya menanyakan kapan kita ke sana lagi. Dengan muka penuh harap Ama Yahya ingin kita tetap menjalin silaturahmi dengan warga Cilebu.