Paragonation dan Sekolah Relawan Gelar Kegiatan Bersama Anak Anak YPLB Nusantara
Suasana pagi ini terasa lebih hangat dan antusias. Anak-anak YPLB Nusantara sudah berkumpul bahkan sebelum acara dimulai. Senyum hangat, saling membantu satu sama lain, dan semangat mengikuti kegiatan membuat aula yayasan terasa hidup. Tidak ada wajah ragu dan takut, hanya anak-anak yang merayakan pertemuan sederhana bersama para relawan.
Acara dibuka dengan sapaan hangat dari relawan. Tujuannya sederhana, mengajak anak anak menikmati hari dengan berinteraksi, dan mengikuti kegiatan yang sudah disiapkan. Tidak banyak aturan, semuanya dibuat ramah agar semua merasa nyaman.
Kegiatan pertama ada penampilan dari anak-anak yayasan. Mereka membawakan tarian nusantara, menunjukan keterampilan mereka di atas panggung pada relawan. Ada juga penampilan dari Pram, Adi, dan anak anak lainnya yang semangat menyanyi di atas panggung yang diiringi dengan band. Tepukan semangat dan seruan dari para relawan dan anak-anak yayasan terasa jujur dan membuat suasana menjadi lebih ramai.
Semua penampilan sudah selesai, kegiatan beralih ke sesi melukis. Semua membuat lingkaran berkelompok antara relawan dan anak anak yayasan. Semua fokus dengan cat aneka warna dan kuas kecil. Anak anak bebas mengekspresikan imajinasinya, ada yang menggambar relawan yang mendampingi, menggambar logo, membuat pola abstrak, menuliskan namanya dengan warna favoritnya. Relawan duduk di samping mereka, mengobrol santai, sesekali membantu menggambar, sesekali memuji.
Pada sudut lain, tim kesehatan melakukan pemeriksaan ringan. Anak anak mengantri satu persatu, didampingi relawan. Tidak ada suasana tegan, hanya proses yang pelan agar mereka merasa nyaman. Interaksi terasa sangat dekat seperti teman yang saling menamani. Memberikan perhatian memastikan setiap anak sehat dan nyaman.
Saat makan siang, seluruh peserta duduk bersama. Semua mendapatkan makanan dengan tertib, mengucapkan terima kasih dengan suara pelan namun jelas. Para relawan pun ikut menyantap makan siang bersama. Momen ini terlihat kecil,tapi justru menjadi bagian paling dekat, mengobrol bersama, mengobrol santai, canda, tawa riang dan perasaan diterima tanpa batas.
Sebagai pendiri yayasan, Pak Sujono mengutarakan harapannya. “Ini sebuah harapan yang ditunggu tunggu khususnya untuk para anak disabilitas yatim piatu. Semoga semua mau berbagi dengan anak anak,” Ucapnya. Ia melihat kegiatan seperti ini sebagai ruang untuk anak anak merasa di akui bukan sekedar dikunjungi.
Para relawan juga membawa pulang pelajaran tersendiri. “Setiap anak punya cerita masing-masing. Mereka punya cita-cita dan harapan. Semoga mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal,” kata Kak Liana relawan dari paragon. Baginya, momen ini bukan tentang memberi, tetapi tentang belajar menghargai potensi yang ada pada setiap anak.
Acara ditutup tanpa seremoni besar. Anak anak dan para relawan berkumpul saling berucap terima kasih, berpeluk, bersalaman dan melambaikan tangan dengan senyum hangat seolah energi mereka tidak pernah habis. Kebaikan tidak selalu datang lewat panggung dan tepuk tangan, kadang hadir melalui pelukan kecil, senyum tulus, dan ruang aman yang diberikan kepada mereka yang jarang mendapatkannya.
Paragonation dan Sekolah Relawan meninggalkan YPLB bukan sekadar selesai mengadakan kegiatan, tetapi membawa pulang pengingat bahwa berbagi adalah perjalanan panjang. “Langkah sehat untuk senyum hebat,” bukan sekadar slogan, melainkan energi yang terasa dari awal acara hingga semua lampu dimatikan.
Penulis: Siti Fauziyah Handayani
Dokumentasi: Mahrezza Fadhilla